Salam,
Agak lama saya tidak menulis dan berkongsi di ruangan rezeki halal ini. Kali ini saya ingin kongsi satu pesanan yang agak menarik yang di kirimkan oleh sahabat saya perihal ” Orang Berakal Dan Orang Yang Lalai”.
“Orng yg lupa akan tauhidnya, bila pagi2 selalu berfikir apa yg akan ia kerjakan. dan orang yg berakal dia selalu berfikir apa yg bakal di perbuat Allah padanya”.
Pertama kali bayangan yg terlintas dalam hati setiap orang semestinya adalah ukuran tauhidnya. Tetapi bagi orang yg lalai akan tauhidnya selalu berfikir untuk dirinya sendiri, bukan mengenai ukuran tauhidnya. Setiap hari, pagi2 benar setelah bangun dia selalu bertanya dalam hatinya : “Apa yg mestinya sy kerjakan hari ini ?”. Dia selalu tenggelam dalam mengatur dirinya sendiri dan berpaling dari meningat kpd Allah. Begitu pula yg dilakukan orang-orang yg lalai akan tauhidnya, lupa akan kepastian Allah bahwasannya segala sesuatu itu tdk terlepas dari qadha’ dan takdir-Nya.
Akan tetapi bagi orang yg berakal, yg tidak lupa akan tauhidnya dan tidak samar bahwa segala sesuatu itu di dalam qadha’ dan takdir-Nya, setiap hari selalu berfikir dalam hatinnya : “Gerangan apakah yg bakal di perbuat Allah kepadaku hari ini ?”. Jadi dia selalu menyandarkan perbuatannya kpd ALlah. dengan pemikiran seperti itu, dia senantiasa berusaha agar selalu ridho dg segala qahda dan takdirr-Nya.
Begitulah perbedaan antara orang yg lalai dan orang yg berakal. Apa yg dicintai akan selalu hadir di dalam hati. Jika Allah yg di cintai maka Allah akan selalu hadir di dalam hatinya, dan sebaliknya jika sesuatu selain Allah yg di cintai maka sesuatu yg dicintai itulah yg akan selalu hadir dan mengisi hati serta fikirannya…..
Semoga Allah selalu merahmati kita semua dengan menyinari hati kita dg cahaya kecintaan-Nya…. sehingga tumbuh bersemi benih-benih cinta kepada-Nya di ladang hati yg gersang dengan hujan rahmat dari-Nya…
Wasslam
Zahiruddin
p/s: Allah yang menguasai segala-galanya. Apa-apa pun masih dalam ketentuan Allah.





