<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Seorang Da&#8217;i Dari Kalangan Ahlul Bait &#8211; Habib Ali Al Jufri</title>
	<atom:link href="http://rezekihalal.com/seorang-dai-dari-kalangan-ahlul-bait-habib-ali-al-jufri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rezekihalal.com/seorang-dai-dari-kalangan-ahlul-bait-habib-ali-al-jufri/</link>
	<description>Rezeki Halal Pada Perspektif Yang Sebenar</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Jan 2012 00:36:02 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
	<item>
		<title>By: erwin syahbudin</title>
		<link>http://rezekihalal.com/seorang-dai-dari-kalangan-ahlul-bait-habib-ali-al-jufri/comment-page-1/#comment-7869</link>
		<dc:creator>erwin syahbudin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2010 06:50:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rezekihalal.com/?p=505#comment-7869</guid>
		<description>semua keturunan adalah dari ayahnya, kecuali anak anak Fathimah, ia bernasab padaku, diantaranya teriwayatkan pada Sunan Imam baihaqi Al Kubra Juz 10 hal.114 dan Sunan Addaruqutniy sanadnya shahih.

dalil terkuatnya adalah ketika diantara orang kuffar Quraisy mencela Nabi saw bahwa beliau saw itu putus keturunan (abtar), karena tidak punya anak lelaki, maka Allah swt menjawab celaan mereka dan membantahnya, : firman Allah swt : &quot;Dan sungguh yg memusuhimu itulah yg terputus keturunannya (QS Alkautsar 3)

jelas sudah bahwa Allah swt membantah bahwa keturunan Nabi saw terputus</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>semua keturunan adalah dari ayahnya, kecuali anak anak Fathimah, ia bernasab padaku, diantaranya teriwayatkan pada Sunan Imam baihaqi Al Kubra Juz 10 hal.114 dan Sunan Addaruqutniy sanadnya shahih.</p>
<p>dalil terkuatnya adalah ketika diantara orang kuffar Quraisy mencela Nabi saw bahwa beliau saw itu putus keturunan (abtar), karena tidak punya anak lelaki, maka Allah swt menjawab celaan mereka dan membantahnya, : firman Allah swt : &#8220;Dan sungguh yg memusuhimu itulah yg terputus keturunannya (QS Alkautsar 3)</p>
<p>jelas sudah bahwa Allah swt membantah bahwa keturunan Nabi saw terputus</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: elfan</title>
		<link>http://rezekihalal.com/seorang-dai-dari-kalangan-ahlul-bait-habib-ali-al-jufri/comment-page-1/#comment-7677</link>
		<dc:creator>elfan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Oct 2010 01:21:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rezekihalal.com/?p=505#comment-7677</guid>
		<description>Dlm Al Quran yang menyebut &#039;ahlulbait&#039;, rasanya ada 3 (tiga) ayat dan 3 surat.

1. QS. 11:73: Para Malaikat itu berkata: &quot;Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? (Itu adalah) rahmat Allah dan kebrkatan-Nya, dicurahkan atas kamu, hai ahlulbait. Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah&quot;.

Ayat ini jika dikaitkan dengan ayat sebelumnya, maka makna &#039;ahlulbait&#039; adalah isteri dari Nabi Ibrahim.

2. QS. 28:12: Dan Kami cegah Musa dari menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusukan(nya) sebelum itu; maka berkatalah Saudara Musa: &#039;Maukahkamu aku tunjukkan kepadamu &#039;ahlulbait&#039; yang akan memeliharanya untukmu, dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?

Ayat ini jika dikaitkan dengan ayat sebelumnya, maka makna &#039;ahlulbait&#039; adalah Ibu Nabi Musa As. atau ya Saudara Nabi Musa As.

3. QS. 33:33: &quot;...Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu &#039;ahlulbait&#039; dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya&quot;.

Ayat ini jika dikaitkan dengan ayat sebelumnya QS. 33: 28, 30 dan 32, maka makna ahlulbait adalah para isteri Nabi Muhammad SAW. Sedangkan sesudah ayar 33 yakni QS. 33:34, 37 dan 40 penggambaran ahlulbaitnya mencakup keluarga besar Nabi Muhammad SAW. isteri plus anak-anak beliau.

Coba baca catatan kaki dari kitab: Al Quran dan Terjemahannya, maka ahlulbaik yaitu KELUARGA RUMAHTANGGA RASULULLAH SAW. Berarti, anak Nabi SAW terakhir yang berkedudukan sebagai halulbait ya Bunda Fatimah. 

Lalu apakah bunda Fatimah ini mempunyai hak bernasab sebagaimana dimaksud dlm QS. 33:4-5 dengan tegas dimana nasab keturunan itu diambul dari nasab bapaknya? 

Dengan demikian, anak-anak dari Bunda Fatimah dengan Saidina Ali bin Abi Thalib tetap saja bernasab pada Saidina Ali bin Abi Thalib bukan bernasab pada Nabi Muhammad SAW melalui Bunda Fatimah. 

Dengan demikian, maka pewarisan keluarga &#039;ahlul bait&#039; setelah Bunda Fatimah itu, pada hakekatnya tidak ada lagi. Kalau ada fihak yang mengklaim bahwa golongan mereka adalah golongan &#039;ahlul bait&#039;, saya kira kuranglah tepat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dlm Al Quran yang menyebut &#8216;ahlulbait&#8217;, rasanya ada 3 (tiga) ayat dan 3 surat.</p>
<p>1. QS. 11:73: Para Malaikat itu berkata: &#8220;Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? (Itu adalah) rahmat Allah dan kebrkatan-Nya, dicurahkan atas kamu, hai ahlulbait. Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah&#8221;.</p>
<p>Ayat ini jika dikaitkan dengan ayat sebelumnya, maka makna &#8216;ahlulbait&#8217; adalah isteri dari Nabi Ibrahim.</p>
<p>2. QS. 28:12: Dan Kami cegah Musa dari menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusukan(nya) sebelum itu; maka berkatalah Saudara Musa: &#8216;Maukahkamu aku tunjukkan kepadamu &#8216;ahlulbait&#8217; yang akan memeliharanya untukmu, dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?</p>
<p>Ayat ini jika dikaitkan dengan ayat sebelumnya, maka makna &#8216;ahlulbait&#8217; adalah Ibu Nabi Musa As. atau ya Saudara Nabi Musa As.</p>
<p>3. QS. 33:33: &#8220;&#8230;Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu &#8216;ahlulbait&#8217; dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya&#8221;.</p>
<p>Ayat ini jika dikaitkan dengan ayat sebelumnya QS. 33: 28, 30 dan 32, maka makna ahlulbait adalah para isteri Nabi Muhammad SAW. Sedangkan sesudah ayar 33 yakni QS. 33:34, 37 dan 40 penggambaran ahlulbaitnya mencakup keluarga besar Nabi Muhammad SAW. isteri plus anak-anak beliau.</p>
<p>Coba baca catatan kaki dari kitab: Al Quran dan Terjemahannya, maka ahlulbaik yaitu KELUARGA RUMAHTANGGA RASULULLAH SAW. Berarti, anak Nabi SAW terakhir yang berkedudukan sebagai halulbait ya Bunda Fatimah. </p>
<p>Lalu apakah bunda Fatimah ini mempunyai hak bernasab sebagaimana dimaksud dlm QS. 33:4-5 dengan tegas dimana nasab keturunan itu diambul dari nasab bapaknya? </p>
<p>Dengan demikian, anak-anak dari Bunda Fatimah dengan Saidina Ali bin Abi Thalib tetap saja bernasab pada Saidina Ali bin Abi Thalib bukan bernasab pada Nabi Muhammad SAW melalui Bunda Fatimah. </p>
<p>Dengan demikian, maka pewarisan keluarga &#8216;ahlul bait&#8217; setelah Bunda Fatimah itu, pada hakekatnya tidak ada lagi. Kalau ada fihak yang mengklaim bahwa golongan mereka adalah golongan &#8216;ahlul bait&#8217;, saya kira kuranglah tepat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Served from: rezekihalal.com @ 2012-02-08 15:56:54 by W3 Total Cache -->
